Baja Prategang Terbaik untuk Rekayasa Baja Prategang Beton dan Kawat Baja
Kawat baja prategang adalah kabel baja terpilin yang terdiri dari 2, 3, 7 atau 19 kawat baja berkekuatan tinggi, dan telah menjalani perlakuan penghilangan tegangan (perlakuan stabilisasi), cocok untuk beton prategang atau keperluan serupa.
Karakteristik utama dari untaian baja prategang adalah kekuatan tinggi, kinerja relaksasi yang baik, dan relatif lurus saat dibentangkan. Tingkat kekuatan tarik umum adalah 1860 MPa, dan ada tingkat kekuatan seperti 1720, 1770, 1960, 2000, dan 2100 MPa. Kekuatan luluh baja ini juga sangat tinggi.
Kawat baja karbon tinggi ditarik dingin menjadi kawat baja setelah perlakuan permukaan, kemudian sejumlah kawat baja dipilin menjadi untaian sesuai dengan struktur untaian baja, dan kemudian dibentuk melalui proses stabilisasi penghilang tegangan. Untuk memperpanjang daya tahan, kawat baja dapat dilapisi atau diberi lapisan logam atau non-logam, seperti galvanisasi, lapisan epoksi, dll. Untuk meningkatkan kekuatan ikatan dengan beton, permukaannya dapat diberi goresan dan sebagainya. Untaian baja prategang cetakan mengalami proses kompresi cetakan setelah pemintalan, strukturnya lebih padat dan lapisan permukaannya lebih cocok untuk penjangkaran. Untuk membuat untaian baja tanpa ikatan (untaian baja tanpa ikatan) digunakan untaian baja prategang biasa, dilapisi dengan gemuk anti korosi atau lilin parafin, dan kemudian dibungkus dengan polietilen densitas tinggi (HDPE).
Sifat mekanik
| Dn/mm | Kekuatan tarik Rm/MPa | Gaya maksimum seluruh untaian baja Fm/KN | Gaya ekstensi non-proporsional yang ditentukan FP0.2/KN | Gaya maksimum total ekstensi (L0≥500 mm) Agt/% | Kinerja relaksasi stres | Standar eksekutif | |
| Beban awal setara dengan persentase maksimum dari nominal/% | Tingkat relaksasi stres setelah 1000 jam/% | ||||||
| 15.2 | ≥1860 | ≥260 | ≥234 | ≥3,5 | 70 | ≤2,5 | GB/T5224-2014 |
| 80 | ≤4,5 | ||||||
| 15.24 | ≥1860 | ≥260,7 | ≥234,6 | ≥3,5 | 70 | ≤2,5 | ASTMA416-2003 |
Ukuran dan penyimpangan
| Dn/mm | Penyimpangan diameter/mm yang diperbolehkan | Luas penampang referensi sn/mm2 |
| 15.20 | +0,40 -0,20 | 140 |
| 15.24 | +0,65 -0,15 | 140 |
Tampilan Detail












